Senin, 21 Desember 2009

Tes Kepribadian

Tes kepribadian? Sebenarnya saya adalah orang yang seringkali mempertanyakan akan kepribadian saya ini. Entah saya yang tidak sesuai dengan lingkungan atau saya yang tidak menyadarinya, saya seringkali bergumam dalam hati, siapakah saya ini? Saya masih sulit tersadarkan, siapa saya.

Tidak sengaja sambil ngaskus (buka situs komunitas Kaskus) dan tertera Hot Thread (topik forum yang tengah digemari) tes kepribadian dan iseng-iseng mencoba mengisi pertanyaan yang disediakan. Dan ternyata hasilnya adalah: ISTJ! Introvert, Sensing, Thinking, Judging. Mengutip dari terjemahan di Kaskus:

Introvert (I)

Introvert adalah kecenderungan untuk berfokus pada dunia di dalam diri. Orang2x introvert cenderung tenang, damai dan hati-hati dan tidak tertarik pada interaksi sosial. Mereka menyukai aktivitas yang bisa mereka lakukan sendiri atau dengan salah satu teman dekat yang lain, kegiatan seperti membaca, menulis, berpikir, dan menciptakan. Orang2x introvert merasa kegiatan pertemuan sosial melelahkan.

Ciri2x Orang Introvert

* Mendapat energi dari waktu menyendiri
* Menjaga privasi
* Tenang
* Bertindak dengan sengaja
* Sadar diri
* Lebih sedikit teman-teman
* Lebih menyukai kelompok kecil
* Independen
* Cenderung kurang bersosialisasi
* Suka kesendirian
* Berpikir sebelum berbicara

Sensing (S)

Sensing adalah bagaimana orang memproses data. Orang2x Sensing berfokus pada masa kini, orang2x yang mementingkan situasi "di sini dan sekarang", faktual, dan memproses informasi melalui panca indra. Mereka melihat hal-hal sebagaimana adanya, mereka adalah pemikir konkret.

Ciri2x Orang Sensing

* Konkret
* Realistis
* Hidup di masa kini
* Sadar sekelilingnya
* Memperhatikan detil
* Praktis
* Mengutamakan indra
* Faktual

Thinking (T)

Thinking adalah bagaimana orang membuat keputusan. Orang2x Thinking berpikir obyektif dan membuat keputusan berdasarkan fakta. Mereka dipimpin oleh otak, bukan hati mereka. Orang2x Thinking menilai situasi dan orang lain berdasarkan logika.

Ciri2x Orang Thinking

* Logis
* Obyektif
* Memutuskan dengan kepala
* Menginginkan kebenaran
* Rasional
* Tidak personal
* Kritis
* Tebal muka
* Tegas terhadap orang lain
* Didorong oleh pikiran

Judging (J)

Judging adalah kecenderungan penampilan luar. Judging tidak berarti "menghakimi". Orang2x Judging menyukai keteraturan, organisasi dan berpikir secara berurutan. Mereka lebih suka hal2x terencana dan mantap. Orang2x Judging mencari kesimpulan.

Ciri2x Orang Judging

* Bisa memutuskan
* Terkendali
* Bagus dalam menyelesaikan sesuatu
* Teratur
* Terstruktur
* Terjadwal
* Cepat dalam menangani tugas
* Bertanggung jawab
* Menyukai kesimpulan
* Membuat rencana

ISTJs are responsible, loyal and hard working. They have an acute sense of right and wrong and work hard at preserving established norms and traditions. Because of their deep sense of duty they are dedicated to everything they do and are very dependable. ISTJs care deeply for those closest to them.

Real ISTJ People


ISTJ Career Matches

ISTJs are often happy with the following jobs which tend to match well with the Examiner/Protector personality.

  • Accountant
  • Administrator
  • Auditor
  • Computer Programmer
  • Computer Specialist
  • Dentist
  • Detective
  • Doctor
  • Electrician
  • Executive
  • Financial Officer
  • Judge
  • Lawyer/Attorney
  • Librarian
  • Manager
  • Marketer
  • Math Teacher
  • Mechanical Engineer
  • Military Leader
  • Police
  • Scientist
  • Steelworker
  • Systems Analyst
  • Technical Specialist
  • Technician

Ternyata doktor cocok! Hehehe....

Dan apa yang saya rasa memang hampir benar semuanya. Hm, hal ini pun memperbaiki kemampuan saya dalam menilai diri saya.

Kamis, 17 Desember 2009

Aku Ingin Bermimpi Lagi


Hari ini saya menonton Sang Pemimpi. Ya, sebenarnya hari ini sama sekali tidak ada rencana menonton, hanya saja saya berpikir untuk bepergian ke Sunter Mall untuk membeli beberapa perlengkapan alat tulis. Namun ketika melewati di seberang jalan, saya tak sengaja melihat papan pariwara film yang tengah diputar di bioskop setempat. Saya melihat Sang Pemimpi diputar di 3 dari 4 teater dan seketika saya memutuskan menonton film ini. Lagipula jam di tangan masih menunjukkan jam 2 siang.

Saya belum membaca tetralogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Saya hanya pernah menonton Laskar Pelangi dan sudah. Film jilid pertamanya tidak begitu memberi kesan di pikiran saya, namun saya tetap memberikan penilaian yang baik bagi sebuah film Indonesia.

Film Sang Pemimpi ini terus terang mengena di hati saya. Saya teringat pada beberapa keping-keping kehidupan saya. Dan saya pun terpanggil untuk kembali lagi bermimpi, dan meraihnya.

Hari-hari belakangan ini memang tidak mewarnai apa yang saya rasakan. Apa yang saya rasakan lebih cenderung datar dan bergejolak begitu hebat ketika kedataran raib. Memang ketika saya dan rekan memutuskan untuk tidak lagi sejalan, jalan ini menjadi begitu rapuh. Saya dihadapkan pada suatu keadaan transisi. Saya tak lagi ingin bermimpi pada saat itu. Untungnya hari-hari saya dengan rekan-rekan di kepaniteraan dapat sedikit memberikan warna dan canda dalam detik-detik saya. Saya pun berusaha tegar, walau masih jatuh dalam relung.

Saya mungkin sama seperti Ikal, yang tiba-tiba membenci mimpi-mimpinya. Ketika ia berpikir bahwa mimpi-mimpinya adalah mustahil dan jalan-jalan itu kian tertutup. Ketika ia merasa bahwa tujuan mimpinya mengabur dan kehilangan semangat meraihnya. Hingga pada suatu titik, ia disadarkan bahwa ia masih memiliki keluarganya yang walau jauh, sangat mencintainya dan merasa bangga akan dirinya walau ia terjatuh. Saya masih ingat narasi pada film ini yang kira-kira mengatakan, "Dialah ayahmu dengan satu-satunya safarinya yang dikenakannya pada momen terbaik pada hidupnya yakni saat mengambilkan rapormu. Bahkan di hadapan bupati pun tidak dikenakannya." Tersadar bahwa saya masih memiliki keluarga yang mendukung saya.

Dan ketika Ikal bangkit untuk bermimpi dan berusaha untuk itu, ia dan Arai mampu mewujudkan mimpi-mimpinya yang digantungkannya setinggi langit walau ia sempat jatuh. Dan ini pun mencambuki diri saya bahwa saya harus kembali bermimpi setinggi-tingginya, meraih semua semangat, mewujudkan cita-cita saya sebagai dokter, dan tetap mengingat bahwa ada orang di belakang yang tetap mencintai dan mendukung kita. Buatlah mereka bangga akan kita.

sambut hari baru di depanmu
sambung mimpi siap tuk melangkah
raih tanganku jika kau ragu
bila terjatuh ku kan menjaga

kita telah berjanji bersama
taklukan dunia ini
menghadapi segala tantangan
bersama mengejar mimpi-mimpi

GIGI - Sang Pemimpi

Minggu, 13 Desember 2009

Fenomena Alay

Fenomena Alay. Ya setidaknya hal ini kian menjadi buah bibir di kalangan penghuni dunia maya alias internet. Kehadiran mereka menjadi tanda tanya dari beberapa orang dan bagi saya. Ada hal apa yang membuat fenomena ini kemudian muncul dan semakin banyak terjadi.

Apa itu alay?
Banyak yang memberikan kepanjangan dari alay. Dan bagi saya ada satu yang mendekati dengan memberikan etimologi dari kata itu:
Alay pada dasarnya memiliki arti Anak LAYangan. Mungkin kata alay itu ada karena ada segerombolan anak kampung yang gayanya gitu deh, terus rambutnya merah, kaya orang keseringan main layangan. Kalo orang keseringan main layangan kan rambutnya merah kena matahari, ya merahnya merah kaya gitu.

Sumber: M-ridha.com dalam Penelusuran tentang Alay
Kemudian terdapat berbagai sumber yang mungkin memelesetkannya menjadi sebuah bahasa cakapan "Alah Lebay...!" (Bagi yang mungkin ketinggalan berita, lebay artinya berlebihan), Anak Layu, atau Anak keLayapan (Sumber: detik.com dalam Geliat 'Alay' Makin Terasa di Dunia Maya). Dengan etimologi istilah yang beragam, yang jelas Alay merupakan istilah ke sekelompok orang remaja yang memiliki peminatan yang berbeda seperti nyentrik, gaul, fashionable dan sebagainya.

Memang lagi-lagi bagi saya ini kembali relatif. Keabnormalan dan kenormalan menjadi pertanyaan.

Epidemiologi
Memang kalau saya amati dari situs jejaring sosial seperti Facebook maupun lainnya. Kalangan alay paling banyak pada masa-masa remaja antara 14-25 tahun. Hipotesa saya, mereka dalam fase perkembangan kejiwaan yang sedang labil, mencari jati diri, ingin keluar dari lingkungan keluarga dan lebih ingin dianggap oleh teman-teman sebayanya, sehingga mereka mencoba-coba hal-hal yang tengah naik daun atau trendy. Dan memang, gaya-gaya alay ini sedang naik-naiknya, terlihat berbeda dengan orang lain kebanyakan.

Perilaku Alay
Seperti yang saya tuliskan sebelumnya, mereka memiliki cara berpakaian sendiri dan konon corak pakaiannya lebih condong ke warna tabrak lari. Seperti yang tertulis dalam forum detik:

sok pengen 'gaul' mau ngikutin tren yang sekarang tapi terlalu LEBAY (cth: nge-mix baju ga kira kira ; baju ijo,celana kotak kotak,sepatu merah,kacamata biru!)

Sumber: Forum detik.com
Dan mungkin beberapa contoh di kalangan perforuman Kaskus.us dan Kafegaul.com sudah terkenal dengan istilah hottalotta, seorang pria yang tampaknya memiliki minat serius pada fashion, namun banyak tidak disetujui oleh orang kebanyakan (Lihat: Blog Hottalotta).

Kemudian mereka dikenal atas tata bahasa tulisan mereka yang kerap kali membuat cephalgia (sakit kepala), vertigo (pusing tujuh keliling), dan mengerutkan dahi.

- iya : ia
- kamu: kamuh,kammo,kamoh,kamuwh,kamyu,qamu,etc
- aku : akyu,aq,akko,akkoh,aquwh,etc
- maaf: mu'uph,muphs,maav,etc
- sorry: cowyie,cory,tory(?),etc
- add : ett,etths,aad,edd,etc
- for : vo,fur(zz),pols,etc
- lagi : agi,agy
- makan: mums,mu'umhs,etc
- lucu : lutchuw,uchul,luthu,etc
- siapa: cppa,cp,ciuppu,siappva,etc
- apa : uppu,apva,aps,etc
- narsis: narciezt,narciest,etc
- tulisannya gede kecil dan pake angka (idihh)

Sumber: Forum detik.com
Ya seperti ini, apakah Anda mengerti maksud saya?

“W 9Hy D! HuMZzZ. . . ? ? ?"

Apa artinya? Artinya... "Gua lagi di rumah." Mungkin Bapak JS Badudu akan sedih (tak hanya Ibu Pertiwi). Gua yang hanya ditulis W. Lagi dengan gi yang ditulis dengan angka dan huruf besar dimana-mana. Dan lain-lainnya.

Bahasa ini juga mempengaruhi cara mereka menuliskan nama seperti... Kalau nama saya mungkin menjadi "H4o K0o0LZ QR3N CH43m". (Hau Cool Keren Caem,-red) Hehehe....

Dan hal ini juga membangkitkan seseorang dalam membuat web generator teks Bahasa Alay. Cek aja di Alay Text Generator.

Ciri-ciri Lain?
Lagi-lagi saya kutip ciri-ciri lengkap Alay menurut tulisan seorang TS (thread starter) di Forum detik. Mungkin Anda adalah salah satunya?

1. selalu ngerasa paling tau tentang musik.

2. tongkrongannya di pinggir pinggir jalan (yang cewek godain cowok,yang cowok godain cewe yang lagi lewat)

3. kalo di mall selalu bawa handshet buat dengerin lagu lewat handphone(suka pamer ga jelas & sok asik gitu deh).

4. sok EMO tapi ditanya sejarahnya emo ga tau.

5. sok pengen 'gaul' mau ngikutin tren yang sekarang tapi terlalu LEBAY (cth: nge-mix baju ga kira kira ; baju ijo,celana kotak kotak,sepatu merah,kacamata biru!)

6. dimana mana SELALU ada acara yg namanya 'putu putu narziz' (entah itu di sekolah,WC,mobil,kamar,stasiun ,angkot,dll).

7. fotonya ga nahan smua! (dengan gaya di imut imutin,dideketin lampu biar 'terang bgt',foto deket bgt dari wajah *biar jeleknya ga keliatan*,foto dari atas *biar kelihatan keren kali ya*,dll..pokoknya yang bisa bikin ENEG semua orang)

8. buat cewek tiap hari kerjaannya ngomongin ttg cowooooooooo mulu! (cth: eh tau ga si A tadi gini loh sama gue hahaha lucu bgt ya? *ga lucu!)(yah pokoknya sok pamer gitu deh*berasa cantik)

9. buat cowok..tiap hari kerjaannya cari musuh(ribut) mulu sama temen temen cowoknya yg lain *biar dianggep keren gituw*

10. di friendster.. bagi yang cewek di ff nya majang cowok cowok ganteng semua *meski ga kenal,biar dianggep cantik & gaull* kalo yg cowok ya majang ffnya cewek semua*walau ga kenal* biar dikata cowok ganteng.

11. T U L I S A N
- iya : ia
- kamu: kamuh,kammo,kamoh,kamuwh,kamyu,qamu,etc
- aku : akyu,aq,akko,akkoh,aquwh,etc
- maaf: mu'uph,muphs,maav,etc
- sorry: cowyie,cory,tory(?),etc
- add : ett,etths,aad,edd,etc
- for : vo,fur(zz),pols,etc
- lagi : agi,agy
- makan: mums,mu'umhs,etc
- lucu : lutchuw,uchul,luthu,etc
- siapa: cppa,cp,ciuppu,siappva,etc
- apa : uppu,apva,aps,etc
- narsis: narciezt,narciest,etc
- tulisannya gede kecil dan pake angka (idihh)
&&& masih bnyak lagi!

12. suka ngirim bulbo ga jelas di fs :"akko onlenndh dcnniih" ato "ayokk perang cummendh cmma saiia" etc (paling parah lagi kalo ngirim bulbo dengan judul "********" tapi isinya kosong!) ih ******* bner deh tu orang orang alay.

13. menganggap dirinya eksis di friendster (kalo comments banyak itu berarti anak gaul jadi lomba banyak-banyakan comment) *please deh ga bgt! emang kenapa coba kalo commentnya banyak?dapet rekor muri ya? ga penting bgt deh..

14. kalo ada org yg cuman view profil kita , kita bilang gini : "hey cuman view nih?" ato "heey jgn cuman view doang,add dong! (kalo emang segitu pentingnya orang nge-ADD buat kita..kenapa kita ga nge-ADD dia waktu kita mau ngasih testi?)

15. friendster dipenuhi glitter-glitter norak yang pastinya bisa ngerusak retina mata zz

16. nama friendster mengagung -agungkan diri sendiri,seperti : pRinceSs cuTez,sHa luccU,tIkka cAntieqq,etc. (pede bgt sih?)

17. kata /singkatan selalu diakhiri huruf z/s (cth : nama adalah talitra,dbuat jadi : talz. nama adalah niken,dibuat jadi qens..dsb!)

18. foto di friendster bisa nyampe 300 lebih padahal cuman foto DIRINYA SENDIRI

19. diam diam mengidolakan : kangen band,st12,radja,ato bahkan GARNET BAND

20. suka menghina orang lain yang ga sama kaya dia.
*Mungkin Anda memiliki kesulitan untuk mencerna tulisan ini, karena budaya maya di Indonesia sudah berkembang begitu masifnya dan membentuk sebuah identitas yang khas. Saya sarankan Anda untuk menyelami lebih dalam kehidupan dunia maya Indonesia, salah satunya bisa saja Anda aktif di komunitas maya seperti Kaskus. PERTAMAAXXX.... Gan! Hehehe...

Sabtu, 12 Desember 2009

Here I Am Lord: Lagu yang Membesarkan Hati Dokter

Mungkin kita sering memiliki rasa penat dan bosan dengan apa yang dilakukan, baik sebagai mahasiswa kedokteran dan dokter. Mungkin rasa lelah ini terkadang membutakan pikiran kita. Kita bisa kembali memiliki pencerahan, yaitu dengan kembali padaNya. Lagu ini bagi saya memiliki arti yang dalam, bahwa hidup kita, terutama sebagai seorang praktisi kedokteran, kembali kepada sesama. Dan untuk itulah hidup kita.




I, the Lord of sea and sky
I have heard my people cry
All who dwell in dark and sin
My hand will save.

I who made the stars and night
I will make the darkness bright
Who will bear my light to them
Whom shall I send?

Here I am Lord
Is it I Lord?
I have heard you calling in the night
I will go Lord
If you lead me
I will hold your people in my heart.

I the Lord of snow and rain
I have borne my people's pain
I have wept for love of them
They turn away.

I will break their hearts of stone
Fill their hearts with love alone
I will speak my word to them
Whom shall I send?

Here I am Lord
Is it I Lord?
I have heard you calling in the night
I will go Lord
If you lead me
I will hold your people in my heart.


I will hold your people in my heart...

*Here I Am, Lord merupakan sebuah himne yang dicipta oleh Dan Schutte pada 1981 setelah Konsili Vatikan II dari Gereja Katolik. Kata-katanya diambil dari Yesaya 6:8 dan 1 Samuel 3.

Jumat, 11 Desember 2009

Sindroma Mahasiswa Kedokteran

Saya masih ingat ketika itu saya merasa ada yang aneh pada diri saya. Saya merasa hidup saya tidak terlalu menyenangkan. Saya kehilangan waktu untuk hobi saya bermain game. Saya merasa tidak bertenaga dan kerap mengantuk saat kuliah. Saya kembali memutar otak, apakah saya depresi? Cocok sekali dengan trias depresi: anhedonia, anergia, mood hipotim. Dan ini terjadi ketika saya sedang kuliah Gangguan Perasaan saat kelas Psikiatri.

Saya jadi teringat dulu saya sempat mengalihbahasakan artikel Medical Student Syndrome menjadi Sindroma Mahasiswa Kedokteran di sebuah artikel Wikipedia ketika saya masih aktif sebagai wikipediawan. Sindroma ini memang tidak tercatat dalam lema di PPDGJ III atau bahkan DSM IV. Sebenarnya, sindorma ini adalah sinonim dari sebuah hipokondriasis, sebuah gangguan jiwa dengan adanya keawasan yang berlebihan terhadap kesehatan dirinya. Bedanya, pada sindroma ini sifatnya lebih khusus ke mahasiswa kedokteran.

Mungkin ini dirasakan oleh seseorang, bahwa semakin seorang mahasiswa kedokteran belajar berbagai penyakit dalam berbagai sub ilmu, bahwa ia semakin mahfum bahwa diri manusia yang hanya satu-satunya ini dapat diserang oleh beribu-ribu penyakit mulai dari kongenital, otoimun, degeneratif, neoplasmik, traumatik, metabolik, infektif, dan lainnya. Dan penyakit ini pun beragam muka dari yang self-limiting hingga mengancam nyawa.

Dengan ini dapat saja timbul ancaman bahwa salah satu penyakit ini bisa saja timbul. Ya, bisa saja. Dari satu gejala dan tanda dapat mendiferensiasikan berbagai diagnosa banding dari yang berawalan A hingga Z. Anggaplah sakit perut kanan bawah, bisa saja menimbulkan appendicitis, demam typhoid, salphingitis, ureterolithiasis, invaginasi atau volvulus, dan lainnya. Atau bahkan tidak ada apa-apa sampai tidak tahu mengapa, idiopatik.

Inilah yang sistem pemikiran yang terus menerus diajarkan kepada mahasiswa kedokteran. Pemikiran induktif menuju ke sebuah diagnosa. Mungkin saja pikiran ini dibawanya hingga ke kehidupan sehari-harinya. Hingga apa yang terjadi pada dirinya bisa saja terdapat sesuatu yang perlu diperhatikan.

Entah mungkin apa hal ini yang terjadi pada saya. Berbeda denga riset yang dilakukan di India, bahwa sindroma ini lebih sering teridap oleh mahasiswa kedokteran tingkat pertama. Tetapi saya masih kadang-kadang merasa hingga saya di tingkat empat. Di tingkat lima kini memang sudah semakijn berkurang karena, -hipotesa saya- saya sudah melihat langsung bagaimana dinamika penyakit.

Dan hipotesa saya lagi, untuk menghilangkan pemikiran-pemikiran ini ialah dengan berpikir positif dan menjaga kebugaran tubuh. (Saya pun kembali mengamati diri ini, yang mana fascia camperinya semakin menggelembung dan kian menggelembung di saat ini hingga memberikan gambaran perut yang siap dileopold. Huaaa....)

Untuk rekan-rekan mahasiswa kedokteran: apakah Anda pernah mengalami sindroma mahasiswa kedokteran ini dalam hidup Anda?