Jumat, 09 Oktober 2009

Awal Studi Klinik

Terus terang saya sangat sulit untuk menulis akhir-akhir ini. Walaupun hasrat itu tetap ada untuk mengetik tapi pikiran ini masih didominasi dengan rasa capai sepulang dari rumah sakit. Ya, saya kini menginjak minggu ke-4 dari siklus pendidikan klinik di Atma Jaya di Ilmu Bedah dan Anestesiologi. Seorang koas tanpa S.Ked, yang notabene baru akan diwisuda esok hari.

Hari-hari dijalankan dengan susah payah. Ya, pengalihan dari suasana pendidikan preklinik yang duduk-dengar-pulang dengan segala aktivitas ekstrakurikulernya dengan suasana pendidikan klinik yang jauh berbeda.

Saya berusaha mengejar, apalagi rekan-rekan sekerja saya adalah mereka yang akan segera mengakhiri siklus mereka. Jadi ada rasa rendah diri, membayangkan saya yang baru mulai berhadapan dengan mereka yang akan selesai. Mereka yang sudah melewatkan berbagai rotasi, nah saya yang bari menginjak awal rotasi. Sulit rasanya mengejar kalau ingin setara mereka.

Ada hasrat juga ingin mengejar, mencoba membaca buku lainnya, tapi setiap pulang merasakan lelah. Dan malah tidak jadi untuk belajar. Memang, seyogyanya mensisihkan waktu di antara ruang-ruang waktu yang ada. Tidak ada ruang untuk delik dan menghindar.

Saya masih mencari bentuk, bentuk bagaimana saya berposisi dalam menghadapi hal baru ini. Semoga bentuk itu kian jelas.

1 buah diagnosa diferensial telah diberikan:

Para konsulen dipersilahkan menuliskan diagnosa diferensial untuk kasus ini: